Jl. Wanagama 1, Kalurahan Banaran, Playen Gunungkidul

PETANI MULAI MENGOLAH SAWAH LADANG PERTANIANNYA DI AWAL MUSIM PENGHUJAN

 

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan untuk keperluan hidupnya. pada tahun ini 2016 di awal turunnya hujan kegiatan warga masyarakat berbagai macam yang dilakukan untuk tanah atau ladang yang di kelola untuk pertanian dengan membersihkan rerumputan guna untuk di awali diolah untuk ditanam-tanami tanaman pangan. 
 
Kegiatan para petani di Desa Banaran melakukan aktifitas bertaninya, di awali dengan turun hujan di bulan-bulan akhir september seperti ini dan di tandai dengan munculnya hewan Serangga yang orang desa mengatakan hewan Putul (Hewan semacam kumbang). Bahkan warga sendiri juga mengambil dengan berburu hewan serangga Putul tersebut guna untuk dikonsumsi. Hewan serangga itu sebagai lauk favorit juga dikatakan sebagai Putul Ekstrim Food.
 
Aktifitas Pertanian para petani selengkapnya silahkan 
 
 
Demikian info seputar pertanian para petani di awal musim penghujan tahun 2016 ini. 
 
Semoga bermanfaat.

MUNCULNYA HEWAN SERANGGA PUTUL DI AWAL MUSIM PENGUJAN


Muncul lagi hama tanaman di Desa Banaran dan sekitarnya di awal datang turunnya hujan. Hewan serangga seperti inilah warga Desa Banaran mengatakan dengan nama Putul.  

Binatang berbulu merah tua keemasan ini muncul ketika menjelang musim hujan tiba biasanya hujan pertama atau kedua. 

Warga sekitar dengan datangnya musim hujan awal biasanya ramai berbondong-bondong menuju ladang maupun hutan untuk berburu putul.


Selengkapnya mengenai info seputar Putul dapat anda lihat di Link di bawah ini


Demikian info seputar Putul di Desa Banaran, semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah berkunjung 

GUGUR GUNUNG PEMBENAHAN COR JALAN BANARAN 2 RT 10


Gugur Gunung atau istilahnya kerja bakti mengerjakan sesuatu demi kepentingan bersama tanpa mengharapkan imbalan yang di lakukan oleh warga Dusun Banaran 2 RT 10 begitu kompak dalam mengerjakan pembenahan Cor jalan yang sempat ada yang rusak / jebol.
 
 
Demi terwujudnya kebersamaan dan kekompakan oleh warga setempat, yang dihasilkan berjalan sesuai apa yang di harapkan warga.
Untuk melihat dokumentasi lengkapnya silahkan

Demikian dari kami Admin " Putra Banaran 2 " Semoga bermanfaat.

OLAH RAGA VOLI PEMUDA DUSUN BANARAN 1


Bola voli adalah olahraga permainan yang dimainkan oleh dua grup berlawanan. Masing-masing grup memiliki enam orang pemain untuk berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu.
Pada kesempatan ini beberapa hasil dokumentasi kami Admin berikut merupakan Voli yang dilakukan oleh remaja / Pemuda Banaran 1 untuk mengisi kegiatan Olah Raga di sore hari.

Tampak jarang sekali ya latihan / main Voli untuk di Desa Banaran, mungkin hanya ada satu atau dua saja untuk para pemuda / remaja main bola voli seperti ini.
 
  
Selengkapnya silahkan 




Terima kasih atas kunjungannya, semoga bermanfaat.

KEGIATAN WARGA DESA BANARAN DI BULAN AGUSTUS 2016

 
Berbagi kegiatan warga Desa Banaran di Bulan Agustus 2016, baik yang dilakukan oleh muda-mudinya dari berbagai lomba untuk memeriahkan HUT RI ke 71 Dari terkecil hingga dewasa bahkan muda tua ikut meramaikan. 

Dari pemuda baik yang ada di Desa Banaran di masing-masing dusun mengadakan berbagai lomba juga menampilkan berbagai malam pentas seni yang begitu ramai dalam peringatan HUT RI yang ke 71 ini.

Dari berbagai macam kegiatan warga Desa Banaran selengkapanya sudah kami kemas di sebuah website sederhana kami.

Adapun untuk melihat berbagai kegiatan warga Dusun yang ada di Desa Banaran selengkapnya dapat anda lihat pada link berikut di bawah ini
 

 
Demikian hasil ringkas dokumentasi kami, semoga bermanfaat.
 Terima kasih atas kunjungannya.  

MACAM-MACAM JENIS PUPUK DAN KEGUNAANNYA


Paling tidak ada 16 unsur yang diperlukan tanaman untuk menunjang pertumbuhan tanaman yang sehat dan normal. Tiga unsur (C, O dan H) diperoleh dari udara, dan 13 unsur lainnya tersedia di dalam tanah. Dari 13 unsur yang tersedia di dalam tanah, ada 6 unsur yang dibutuhkan dalam jumlah banyak sehingga disebut unsur makro. Tiga unsur di antaranya mutlak harus ada bagi tanaman, yaitu N, P dan K. Sedangkan 3 unsur lainnya (S, Ca dan Mg), meskipun dibutuhkan dalam jumlah banyak, perannya kurang begitu penting dibandingkan dengan N, P dan K tadi.

Unsur lain di luar keenang yang sudah disebut tadi pun sangat dibutuhkan tanaman, tapi dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga disebut unsur mikro, yaitu C1, Mn, Fe, Cu, Zn, B dan Mo. Diperkirakan dalam jangka waktu cukup lama unsur mikro ini tetap tersedia dalam tanah. Jika salah satu unsur tidak tersedia, tanaman akan tumbuh tidak sempurna. Pemupukan juga dimaksukan untuk menutup kekurangan unsur makro maupun mikro ini agar tanaman tetap dapat terpenuhi kebutuhannya.

Berbagai jenis pupuk dapat diperoleh di kios-kios pertanian. Pupuk-puk itu dibedakan berdasarkan asalnya, kandungan unsur hara di dalanya, bentuknya, atau cara pemakaiannya. Menurut asalnya, dibedakan pupuk alam dan pupuk buatan. Pupuk alam, dikenal juga dengan sebutan pupuk organik, terjadi karena proses alam. Termasuk di dalamnya pupuk kandang, kompos, pupuk hijau, guano, dan pupuk gambut. Pupuk buatan, yang juga disebut pupuk anorganik, ialah semua jenis pupuk yang dibuat oleh pabrik dari bahan kimia anorganik berkadar tinggi. Misalnya pupuk urea, TSP, KCI. Kalau mengandung satu unsur saja, pupuk itu disebut pupuk tunggal, misalnya urea yang hanya mengandung N saja. Kalau mengandung unsur hara lebih dari satu disebut pupuk majemuk. Menurut bentuknya, dikenal pupuk padat dan cair. Berdasarkan cara pemakaiannya, ada pupuk yang diberikan lewat akar dan ada pula yang diberikan melalui daun.

A. Pupuk Alam (Pupuk Organik)
Keuntungan menggunakan pupuk organik adalah dapat memperbaiki struktur dan tekstur tanah, serta memperbesar kapasitas menahan air. Selain itu pupuk organik juga bermanfaat menambah persediaan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman.
1. Pupuk Kandang
Pupuk kandang adalah pupuk yang diperoleh dari kotoran hewan piaraan seperti sapi, kambing, kerbau, ayam, kuda dan babi. Hewan piaraan ini menghasilkan pupuk kandang yang berbeda-beda kandungan unsur haranya, tergantung makanan yang diberikan pada hewan itu. Misalnya, kalau makanan yang diberikan banyak mengandung nitrogen, maka kotoran yang dihasilkan juga banyak mengandung nitrogen. Setiap kotoran hewan mempunyai kandungan hara yang berbeda, seperti terlihat pada tabel berikut :
Tabel, Jenis dan Kandungan Hara Bebeberapa Kotoran Ternak
Jenis Ternak Bentuk Kotoran N (%) P (%) K (%) Air (%)
Kuda –       Padat –       Cair 0,55 1,40 0,30 0,02 0,40 1,60 75 90
Kerbau –       Padat –       Cair 0,60 1,00 0,30 0,15 0,34 1,50 85 92
Sapi –       Padat –       Cair 0,60 1,00 0,20 0,50 0,10 1,50 85 92
Kambing –       Padat –       Cair 0,60 1,50 0,03 0,13 0,17 1,80 60 85
Domba –       Padat –       Cair 0,75 1,35 0,50 0,05 0,45 2,10 60 85
Babi –       Padat –       Cair 0,95 0,40 0,35 0,10 0,40 0,45 80 97
Ayam – Padat & Cair 1,00 0,80 0,40 55
Sebelum digunakan, pupuk kandang harus terbebas dari berbagai hama yang menggangu tanaman, seperti rayap atau lundi. Selain itu pupuk kandang harus sudah matang. Ciri-ciri pupuk kandang yang sudah matang adalah warnanya cokelat kehitaman, kalau dipegang terasa dingin dan tidak lengket. Pupuk kandang yang belum matang masih akan mengalami proses dekomposisi, dan bila diberikan pada tanaman dapat mengakibatkan tanaman mati.

2. Kompos
jenis pupuk dan kegunaannya, jenis pupuk untuk tanaman hias, jenis pupuk untuk anggrek, jenis pupuk yang mengandung fosfor, jenis pupuk organik, jenis pupuk organik cair, jenis pupuk kompos, jenis pupuk npk 
Kompos adalah pupuk organik yang diperoleh dari hasil pelapukan berbagai bahan nabati, seperti daun-daunan, jerami, alang-alang/rumput, dedak, kotoran hewan dan sampah. Kandungan hara dalam kompos sangat bervariasi, tergantung bahan yang di komposkan, cara pengomposan dan penyimpanannya. Tetapi yang menonjol dari kompos ini adalah kadar organiknya yang tinggi.
Bagaimana memilih kompos yang baik ? Dilihat dari penampilannya sulit dibedakan, mana kompos yang baik atau kurang baik. Yang pasti, kompos yang penguraiannya telah berhenti (sudah 2,5 bulan) butirannya halus, dan berwarna cokelat kehitaman adalah kompos yang siap digunakan.

3. Pupuk Hijau
Pupuk organik ini berasal dari tanaman atau bagian tanaman yang masih segar, yang dibenamkan ke dalam tanah untuk menambah bahan-bahan organik dan unsur hara dalam tanah, terutama nitrogen. Pupuk hijau mampu mengikat N dari udara bebas, kalau ia berasa dari tanaman leguminosae (berbuah polong atau berbunga kupu-kupu). Pengikatan N ini dilakukan oleh bakteri Rhizobium legumisum yang banyak terdapat pada bintil akar tanaman berbuah polong itu.
Namun penambahan pupuk hijau kepada tanah yang sudah banyak mengandung nitrogen, tidak akan banyak berguna. Baru bila tanah benar-benar kekurangan N, pemberian itu sangat bermanfaat untuk kesuburannya. Beberapa keuntungan penggunaan pupuk hijau ialah memperkaya tanah dengan humus atau bahan organik, memberi pengaruh baik terhadap kehidupan jasad renik dalam tanah. Selain itu ia dapat pula mengembalikan unsur hara yang tercuci, dan menambah unsur N serta unsur-unsur lainnya.
4. Pupuk Guano
Pupuk guano sebenarnya berasal dari kotoran berbagai jenis burung laut dan kelelawar yang hidup di pantai Peru. Tetapi kini, setiap kotoran yang tertimbun dalam gua kelelawar disebut guano, meskipun tidak berasal dari Peru. Bahkan kotoran burung walet pun disebut pula guano. Manfaat pupuk ini bagi tanaman tidak kalah dibanding pupuk organik lainnya. Pupuk kotoran kelelawar yang berasal dari gua kapur merupakan kotoran binatang yang lengkap kandungan unsur haranya. Ia terkenal kaya dengan N, P, K, Mg, S dan KCI. Bahkan kadar nitrogennya jauh lebih tinggi dibanding dengan kotoran sapi, kambing kuda dan ayam (bisa 5 % lebih). Akan tetapi pengadaan pupuk kelelawar ini sulit sekali. Untuk mendapatkannya, orang harus mencarinya sampai ke gua-gua tempat kelelawar bersarang. Oleh karena itu harganya mahal. Umumnya pupuk kelelawar jarang disebrikan murni pad atanaman, tapi dicampur dengan pupuk kandang atau kompos.
Kotoran kelelawar yang sudah matang wujudnya seperti kompos yang dihaluskan, berwarna hitam, serta agak lembap. Baunya lebih menusuk dibanding dengan pupuk organik lainnya.

5. Pupuk Gambut
Pupuk organik ini jarang terdapat di toko-toko saptoran Jakarta. Namun di Jawa Tengah, khususnya daerah Tuntang, pupuk ini banyak dijajakan. Gambut diambil dari dasar rawa, kemudian ditiriskan selama 15 hari hingga kering.

Pupuk gambut mengandung unsur N, P, dan K lebih banyak dibanding dengan pupuk kandang dan kompos. Kandungan N-nya 1,27 %, P1, 13 % dan K 0,76 %. Seperti halnya pupuk organik lain, ia mampu menikatkan kemampuan tanah untuk menahan air. Karena gambut sangat porous, akar tanaman lebih bebas menembus, dan peredaran udara dalam tanah pun lebih lancar. Selain itu, pupuk gambut bebas dari biji gulma dan hama/penyakit yang membahayakan tanaman.

B. Pupuk Buatan (Pupuk Anorganik)
Pupuk buatan banyak sekali jenisnya. Bentuk, warna dan cara pemakaiannya pun beragam. Meskipun banyak jenisnya, dilihat dari hara yang dikandungnya Cuma ada dua kelompok, yaitu pupuk tunggal dan pupuk majemuk.
Dewasa ini pupuk majemuk semakin digemari karena penggunaannya amat menguntungkan. Di antaranya dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya. Sekali memupuk, beberapa unsur hara sekaligus terpenuhi. Akibatnya, peredaran pupuk tunggal dan majemuk di pasar tidak seimbang. Pupuk tunggal hanya satu dua, sementara pupuk majemuk semakin banyak jenisnya yang dipasarkan.

1. Pupuk Tunggal
Pupuk Tunggal Umumnya terdiri dari pupuk nitrogen (N), pupuk fosfor (P) dan pupuk kalium (K). Pupuk N ada beberapa jenis. Namun yang populer hanya dua yaitu ZA (zwavelzure ammoniak) dan urea. ZA mengandung 20-21 % N, dan kurang cocok untuk pupuk dasar. Pupuk ini bersifat asam dan mudah larut dalam air. Sedang kandungan N dalam urea kira-kira 46 %. Urea bersifat agak netral, mudah laur dalam air tetapi harus melalui proses kimia yang diselenggarakan oleh bakteri tanah agar bisa diserap akar tanaman.
Pupuk P juga ada beberapa jenis. Yang populer di kalangan petani hanya ES (Enkel Superfosfat), DS (Dubbel Superfosfat) dan TSP (Triple Superfosfat), Pupuk ES mudah larut dalam air, reaksinya sangat cepat, dan mudah hanyut oleh air. Sifat pupuk DS dan TSP netral, dan agak lambat larut. Oleh sebab itu bisa diberikan sebagai pupuk dasar atau pupuk susulan. Akhirnya pupuk ZK (Zwavelzure Kali), KCI (Kalium Chlorida) dan Paten Kali (Kalium Magnesium Sulfat) adalah jenis pupuk tunggal kalium juga.
2. Pupuk Majemuk
Pupuk majemuk yang diberikan lewat akar umumnya merupakan gabungan beberapa unsur N, P, dan K dalam satu pupuk. Misalnya pupuk NP, NK, PK dan NPK. Pupuk NP adalah pupuk majemuk, yang mengandung unsur N dan P. Beberapa jenis yang cukup dikenal misalnya Ammofos, Diammofos dan Leunafos. Pupuk NK merupakan pupuk gabungan antara hara N dan K, misalnya Patozote, Nitrapo dan Sendawa Kali. Sedangkan pupuk PK mengandung gabungan pupuk P dan K, seperti misalnya Kaliummetafosfat dan Monokalsiumfosfat. Belakangan ini pupuk NP, Nk dan PK kurang digemari. Perhatian masyarakat beralih ke pupuk majemuk yang mengandung 3 unsur sekaligus : N, P dan K, yaitu pupuk NPK.

3. Pupuk Daun
Pupuk daun adalah segala jenis pupuk buatan yang diberikan lewat daun dengan penyemprotan. Pupuk daun umumnya berupa pupuk majemuk yang berisi hara lengkap tidak hanya unsur makro, tetapi juga unsur mikro. Kandungan NPK tidak selalu sama untuk setiap jenis pupuk.

Apa kelebihan pupuk daun ? Selain kandungan unsurnya lengkap, pengaruh pemupukan lebih cepat terlihat karena penyerapan hara terjadi dengan lebih baik. Penyerapan ini tidak hanya melalui stomata daun, tapi juga melalui lapisan epidermisnya. Kemungkinan adanya pupuk yang hilang karena digunakan oleh mikroorganisme, tercuci, terfiksasi, atau digunakan oleh tanaman lain kecil sekali. Selain itu, pemakaian pupuk daun juga tidak merusak dan menyebabkan tanah menjadi keras.

Meskipun mempunyai kelebihan, hendaknya pupuk daun digunakan sebagai pelengkap saja bagi pupuk yang diberikan lewat akar. Pupuk daun sangat baik untuk mengobati tanaman yang sedang menderita sakit kekurangan hara. Semacam penyakit “kurang gizi”. Berbagai macam pupuk daun sudah banyak beredar di pasaran. Ada yang berbentuk larutan, ada pula yang berbentuk kristal halus. Yang berbentuk larutan, cara pemakaiannya harus diencerkan dulu dalam air. Sedangkan yang berbentuk kristal harus dilarutkan dulu dalam air agar memperoleh kepekatan tertentu.

KEGIATAN WARGA DUSUN BANARAN 2 GUGUR GUNUNG/ KERJA BAKTI NGECOR JALAN

Dapat kita lihat aktifitas Warga padukuhan Banaran 2 padatahun silam ini. Warga padukuhan Dusun Banaran 2 dlam kegiatan kerja bakti mabngun jalan tampak guyup rukun juga kompak dalam mengerjakannya. berikut hasil dokumentasi tahun 2011 yang lalu.
 
 
Sekian hasil dokumentasi kami terdahulu di sebuah web yang pernah admin buat, tapi lupa sama email juga passwordnya jadi admin share di sini meski hasil dokumentasi tahun lalu 2011.

Semoga bermanfaat, terima kasih atas kunjungannya.

Total Pageviews

Flag Counter Real Time Traffic