Jl. Wanagama 1, Kalurahan Banaran, Playen Gunungkidul

Showing posts with label TANAMAN. Show all posts
Showing posts with label TANAMAN. Show all posts

Semangat Warga Desa Banaran Panen Padi


Di sinilah keberadaan Petani Warga Desa Banaran di pertengahan bulan Februari 2017 yang dapat admin liput ambil dokumentasinya. inilah kesemangatan para petani di Desa Banaran disaat Panen Padi di sawahnya. Babat Pari / Babat Damen merupakan istilah sebutan warga yang ada di Desa Banaran. Panen seperti ini adalah merupakan salah satu hasil tanaman para petani yang saat ini di dambakan.



Seperti inilah salah satu warga Dusun Banaran 2 Desa Banaran di pertengahan Bulan Februari 2017 yang saat ini sedang memetik hasil panennya. Untuk Selengkapnya Silahkan KLIK DI SINI

Bertani, Beternak dan Aktifitas Warga Dusun Banaran Lainnya


Berbagai hal yang di tempuh oleh Warga Dusun Banaran di pertengahan Bulan Februari 2017 baik dalam urusan Pertanian juga beternak dengan hewan peliharaan kesehariannya. Pada kesempatan kali ini ada beberpa kegiatan dan aktifitas warga di Desa Banaran diataranya seerti hal di bawah ini :

Aktifitas Warga Dusun Banaran II (Dua)

Di sinilah kesibukan warga Dusun Banaran 2 dalam kegiatan aktifitas kesehariannya. Ada yang mengambil Rerumputan untuk pakan ternaknya. Ada pula yang mencari kayu Bakar untuk pemenuhan kebutuhan dapurnya di rumah. Selengkapnya Silahkan KLIK DI SINI

TANAMAN DAN PERTANIAN WARGA DESA BANARAN

Dapat kita lihat seperti ini Pertanian di Desa Banaran masih di awal bulan Januari 2017. Untuk tanaman pertaniannya pun jenis padi dan jagung pun belum berbuah / berbiji. ada sebagian warga Desa Banaran di awal Bulan Januari 2017 yang sudah panen pertaniannya. Panen yang sudah di Panen adalah Kacang Tanah. Orang Jawa mengatakan Kacang Brol (Kacang Srentul). Sebagian warga untuk activitas pertanian dan para petani juga tidak lepas dari mencari Rumput untuk Ternaknya. Selengkapnya Silahkan KLIK DI SINI

Aktifitas Warga Mengupas Kacang Tanah untuk di Tanam Kembali 

Dapat kita lihat beberapa aktifitas warga yang ada di Dusun Banaran 2 (Dua) salah satunya adalah Oncek Kacang Tanah (Mengupas Kacang Tanah) Guna untuk di tanam kembali.
Aktifitas warga biasanya sesudah panen pertamanya karena masih di musim penghujan, biasanya seusai Panen pertamanya akan dilanjutkan penanaman kembali. Adapun Bibit tanaman yang mau di tanam sebagai contohnya adalah mengupas kacang hasil panenya sebagian untuk di tanam kembali. Selengkapnya silahkan KLIK DI SINI


Aktifitas Pertanian Musim Tanam kembali

 Para Petani yang ada di salah satu tempat ladangnya yang ada di Desa Banaran pada musim penghujan tentunya masih musim Tanaman mulai berkembang. Pada kesempatan ini Petani di Desa Banaran ada yang sebagian menanam Tanaman Pertaniannya di pertengahan Tanaman Padi dan jagung sudah hampir panen. Kegiatan penanaman ini berlangsung menanam kembali karena sudah Panen Kacang Tanah untuk di tanami kembali, meskipun panen Padi dan Jagung belum di panen. Selengkapnya Silahkan KLIK DI SINI

 

Aktifitas Warga Dengan Hewan Ternaknya

Disinilah aktifitas warga Dusun Banaran 2 yang peduli dengan hewan ternaknya. Dalam kesehariannya seperti inilah salah satu warga Dusun Banaran 2 Tegal Rejo, Selain Bertani warga juga sempat Beternak untuk kegiatan kesehariannya. Dengan cara beternak hewan ini adalah merupakan salah satu bentuk keaktifan warga yang ada di dusun Banaran 2. Selengkapnya Silahkan KLIK DI SINI

 

Ngerek Padi (Panen Padi) Warga Dusun Banaran 2

 Ngerek padi atau bisa di sebut dengan Memanen padi. Seperti halnya yang di lakukan oleh Warga Dusun Banaran 2 Tepatnya di Tegal Rejo ini. Petani memanen padi dengan alat yang sangat sederhana. walapun mesin traktor sudah ada tapi beliau masih tetap saja mempertahankan yaitu dengan mesin erek yang sangat tradisional ini. Dengan penuh semangatnya warga setiap kali memanen Padi untuk mendapatkan hasilnya tidak lepas dengan menggunakan alat tradisional ini. Dapat kita lihat bebrapa gambar yang ada di sini. ini merupakan aktifitas salah satu warga Dusun Banaran 2 di pertengahan Bulan Februari 2017. Selengkapnya Silahkan KLIK DI SINI

 

 

Info Lengkap Seputar Banaran Silahkan KLIK DI SINI

Aktifitas Pertanian Warga Desa Banaran


Pertanian warga Desa Banaran saat ini di awal Bulan Februari 2017 sudah sebagian warga ada yang sudah Panen dengan tanaman Padi yang di tanamnya di musim penghujan ini. 
Kegiatan warga untuk memetik hasil pertaniannya memang sudah menjadi harapan akan hasil tanamannya yang selama ini di dambakan oleh para petani yang di kelola di ladang sawahnya masing-masing yang ada di Desa Banaran.
 
 
Akan tetapi ada juga yang belum semua Pertanian di Desa Banaran sudah bisa memetik hasil tanaman Pertaniannya, ini hanya sebagian para petani saja yang sudah mengambil hasil pertaniannya. Berikut beberapa Petani di beberapa tempat yang bisa kami ambil dokumentasinya Petani yang sedang Panen Pertaniannya, Selengkapnya Silahkan KLIK DI SINI
 
Di sinilah kegiatan para petani dengan semangatnya untuk memetik hasil pertaniannya untuk di bawa pulang, untuk selengkapnya silahkan kunjungi halaman Berikut ini Silahkan KLIK DI SINI
 

Tanaman Pertanian di Desa Banaran di Pertengahan Bulan Januari 2017


 Sering kali kita menanyakan Pertanian di Desa Banaran sekarang seperti apa to, nah disini Admin sedikit mengambil beberapa dokumentasinya pertanian yang ada di Desa Banaran. dpat kita lihat pada gambar di atas maupun di bawh ini. Ini adalah tanaman Pertanian yang ada di Desa Banaran hingga pertenganhan Bulan Januari 2017 saat ini. Keadaan tanaman Padi juga Jagung masih seperti yang ada pada gambar. Pada dasarnya untuk tanaman Pertanian Padi dan Jagung di Desa Banaran Belum Panen.



Untuk Para Petani yang sudah Panenan tanaman Pertaniannya yaitu tanaman Kacang Tanah / Kacang Srentul. Di sini warga Petani desa Banaran di pertengahan Bulan januari 2017 ada juga sebagian warga yang Bercocok Tanam/ Menanam untuk yang kedua Kalinya, 
Selengkapnya Silahkan


Demikian info Pertanian di Desa Banaran, semoga bermanfaat.

PETANI MUSIM TANAM DESA BANARAN


Para Petani yang ada di salah satu tempat ladangnya yang ada di Desa Banaran pada musim penghujan tentunya masih musim Tanaman mulai berkembang. Pada kesempatan ini Petani di Desa Banaran ada yang sebagian menanam Tanaman Pertaniannya di pertengahan Tanaman Padi dan jagung sudah hampir panen. Kegiatan penanaman ini berlangsung menanam kembali karena sudah Panen Kacang Tanah untuk di tanami kembali, meskipun panen Padi dan Jagung belum di panen.

 Warga Desa Banaran yang menanam Kacang Tanah biasanya akan Panen terlebih dahulu dari pada tanaman Padi dan Jagung, karena Padi dan Jagung biasanya umurnya lebih lama dari pada kacang tanah. Sebagian warga Desa Banaran Dominan ada yang menanam Padi, Jagung dan Kacang Tanah. Meski waktu penanaman bersamaan waktunya tapi panennya biasanya kacang tanah akan panen duluan. Sebagai perbandingannya 1 Kali penanaman Padi dan jagung Tanaman kacang tanah biasanya bisa 2 kali panen.

 Ada juga Para petani yang sudah selesainya penanaman, salah satu warga yang ada di Desa Banaran juga menyebar Pupuk untuk calon tanamannya yang selesai di tanam.



Di situlah kegiatan para petani di pertengahan bulan Januari 2017 ini, demikian info seputar pertanian di Desa Banaran. Semoga bermanfaat.

TANAMAN DAN PERTANIAN WARGA DESA BANARAN


Dapat kita lihat seperti ini Pertanian di Desa Banaran masih di awal bulan Januari 2017. Untuk tanaman pertaniannya pun jenis padi dan jagung pun belum berbuah / berbiji. ada sebagian warga Desa Banaran di awal Bulan Januari 2017 yang sudah panen pertaniannya. Panen yang sudah di Panen adalah Kacang Tanah. Orang Jawa mengatakan Kacang Brol (Kacang Srentul). Sebagian warga untuk activitas pertanian dan para petani juga tidak lepas dari mencari Rumput untuk Ternaknya.
 

 Aktifitas Warga Desa Banaran pun seperti dapat kita lihat diatas aktifitas warga Desa Banaran dengan penuh semangatnya mencari pakan ternaknya. Berikut dibawah ini hasil pengambilan di beberapa tempat Pertanian yang ada di Desa Banaran.





Tampak hijau tanaman Pertanian yang ada di Desa Banaran punya warga seperti diatas. Meski panen Padi dan jagung masih lama pertanian yang ada di Desa Banaran seperti yang ada di atas. Para petani tinggal menunggu saja hasil panennya.

TANAMAN PERTANIAN WARGA DESA BANARAN


Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya.

Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa dipahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa Inggris: crop cultivation) serta pembesaran hewan ternak (raising) yang ada di Desa Banaran.

Seperti inilah hingga di pertengahan bulan Desember 2016 pertanian warga Desa Banaran dari beberapa tempat yang dapat kami ambil dokumentasinya.
 




Seperti diatas beberapa hasil gambar tanaman pertanian yang ada di Desa Banaran hingga di pertengahan Bulan Desember 2016 ini. Semoga bermanfaat.

PERTANIAN, KERJA BAKTI, OLAH RAGA DAN BERBAGAI KEGIATAN WARGA DESA BANARAN DI BULAN OKTOBER 2016


Di sinilah Desaku Desa Banaran, banyak sekali berbagi kegiatan warga Dusun Desa Banaran yang dapat admin sampaikan disini akan tetapi admin tidak bisa mendokumentasi semua kegiatan yang ada di Desa Banaran di bulan Oktober 2016 ini.

Tentunya sangat beragam kegiatan apa saja yang dilakukan oleh warga desa banaran akann tetapi kami hanya bisa mengambil contoh kegiatan saja yang dapat kami dokumentasikan di sini.

Kegiatan seperti apa saja kah itu diantaranya...

Selengkapnya silahkan 
 



PERTANIAN WARGA DESA BANARAN

Pertanian di Desa Banaran di minggu-minggu ke-3 di bulan Oktober 2016 seperti apasih sekarang ini?? Mungkin sobat semua yang berada di luar Desa Banaran pengen mengetahui seperti apa dan bagaimana keadaan pertanian di Desa Banaran di tahun ini bukan???
 
Nah di sini dapat kita lihat hasil dokumentasi kami di ambil dai berbagai tempat ladang pertanian di Desa Banaran sampai hari ini kami admin langsung menuju ke lokasi masih tampak seperti pada gambar yang kami upload di sini. Seperti inilah keadaan tanaman pertanian yang ada di Desa Banaran tampak begitu subur dan hijau. 
 


Akan tetapi masih ada juga tanah yang masih belum di tanami tanaman pertanian juga. Adapun untuk selengkapnya untuk dapat mengetahui aktifitas warga Desa Banaran dalam kegiatan pertaniannya silahkan


Demikian dari kami seputar Banaran Info yang dapat kami publikasikan di sini semoga bermanfaat, terima kasih sudah berkunjung di web sederhana kami.

PETANI MULAI MENGOLAH SAWAH LADANG PERTANIANNYA DI AWAL MUSIM PENGHUJAN

 

Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan untuk keperluan hidupnya. pada tahun ini 2016 di awal turunnya hujan kegiatan warga masyarakat berbagai macam yang dilakukan untuk tanah atau ladang yang di kelola untuk pertanian dengan membersihkan rerumputan guna untuk di awali diolah untuk ditanam-tanami tanaman pangan. 
 
Kegiatan para petani di Desa Banaran melakukan aktifitas bertaninya, di awali dengan turun hujan di bulan-bulan akhir september seperti ini dan di tandai dengan munculnya hewan Serangga yang orang desa mengatakan hewan Putul (Hewan semacam kumbang). Bahkan warga sendiri juga mengambil dengan berburu hewan serangga Putul tersebut guna untuk dikonsumsi. Hewan serangga itu sebagai lauk favorit juga dikatakan sebagai Putul Ekstrim Food.
 
Aktifitas Pertanian para petani selengkapnya silahkan 
 
 
Demikian info seputar pertanian para petani di awal musim penghujan tahun 2016 ini. 
 
Semoga bermanfaat.

MUNCULNYA HEWAN SERANGGA PUTUL DI AWAL MUSIM PENGUJAN


Muncul lagi hama tanaman di Desa Banaran dan sekitarnya di awal datang turunnya hujan. Hewan serangga seperti inilah warga Desa Banaran mengatakan dengan nama Putul.  

Binatang berbulu merah tua keemasan ini muncul ketika menjelang musim hujan tiba biasanya hujan pertama atau kedua. 

Warga sekitar dengan datangnya musim hujan awal biasanya ramai berbondong-bondong menuju ladang maupun hutan untuk berburu putul.


Selengkapnya mengenai info seputar Putul dapat anda lihat di Link di bawah ini


Demikian info seputar Putul di Desa Banaran, semoga bermanfaat.

Terima kasih sudah berkunjung 

MACAM-MACAM JENIS PUPUK DAN KEGUNAANNYA


Paling tidak ada 16 unsur yang diperlukan tanaman untuk menunjang pertumbuhan tanaman yang sehat dan normal. Tiga unsur (C, O dan H) diperoleh dari udara, dan 13 unsur lainnya tersedia di dalam tanah. Dari 13 unsur yang tersedia di dalam tanah, ada 6 unsur yang dibutuhkan dalam jumlah banyak sehingga disebut unsur makro. Tiga unsur di antaranya mutlak harus ada bagi tanaman, yaitu N, P dan K. Sedangkan 3 unsur lainnya (S, Ca dan Mg), meskipun dibutuhkan dalam jumlah banyak, perannya kurang begitu penting dibandingkan dengan N, P dan K tadi.

Unsur lain di luar keenang yang sudah disebut tadi pun sangat dibutuhkan tanaman, tapi dalam jumlah yang sangat sedikit sehingga disebut unsur mikro, yaitu C1, Mn, Fe, Cu, Zn, B dan Mo. Diperkirakan dalam jangka waktu cukup lama unsur mikro ini tetap tersedia dalam tanah. Jika salah satu unsur tidak tersedia, tanaman akan tumbuh tidak sempurna. Pemupukan juga dimaksukan untuk menutup kekurangan unsur makro maupun mikro ini agar tanaman tetap dapat terpenuhi kebutuhannya.

Berbagai jenis pupuk dapat diperoleh di kios-kios pertanian. Pupuk-puk itu dibedakan berdasarkan asalnya, kandungan unsur hara di dalanya, bentuknya, atau cara pemakaiannya. Menurut asalnya, dibedakan pupuk alam dan pupuk buatan. Pupuk alam, dikenal juga dengan sebutan pupuk organik, terjadi karena proses alam. Termasuk di dalamnya pupuk kandang, kompos, pupuk hijau, guano, dan pupuk gambut. Pupuk buatan, yang juga disebut pupuk anorganik, ialah semua jenis pupuk yang dibuat oleh pabrik dari bahan kimia anorganik berkadar tinggi. Misalnya pupuk urea, TSP, KCI. Kalau mengandung satu unsur saja, pupuk itu disebut pupuk tunggal, misalnya urea yang hanya mengandung N saja. Kalau mengandung unsur hara lebih dari satu disebut pupuk majemuk. Menurut bentuknya, dikenal pupuk padat dan cair. Berdasarkan cara pemakaiannya, ada pupuk yang diberikan lewat akar dan ada pula yang diberikan melalui daun.

A. Pupuk Alam (Pupuk Organik)
Keuntungan menggunakan pupuk organik adalah dapat memperbaiki struktur dan tekstur tanah, serta memperbesar kapasitas menahan air. Selain itu pupuk organik juga bermanfaat menambah persediaan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman.
1. Pupuk Kandang
Pupuk kandang adalah pupuk yang diperoleh dari kotoran hewan piaraan seperti sapi, kambing, kerbau, ayam, kuda dan babi. Hewan piaraan ini menghasilkan pupuk kandang yang berbeda-beda kandungan unsur haranya, tergantung makanan yang diberikan pada hewan itu. Misalnya, kalau makanan yang diberikan banyak mengandung nitrogen, maka kotoran yang dihasilkan juga banyak mengandung nitrogen. Setiap kotoran hewan mempunyai kandungan hara yang berbeda, seperti terlihat pada tabel berikut :
Tabel, Jenis dan Kandungan Hara Bebeberapa Kotoran Ternak
Jenis Ternak Bentuk Kotoran N (%) P (%) K (%) Air (%)
Kuda –       Padat –       Cair 0,55 1,40 0,30 0,02 0,40 1,60 75 90
Kerbau –       Padat –       Cair 0,60 1,00 0,30 0,15 0,34 1,50 85 92
Sapi –       Padat –       Cair 0,60 1,00 0,20 0,50 0,10 1,50 85 92
Kambing –       Padat –       Cair 0,60 1,50 0,03 0,13 0,17 1,80 60 85
Domba –       Padat –       Cair 0,75 1,35 0,50 0,05 0,45 2,10 60 85
Babi –       Padat –       Cair 0,95 0,40 0,35 0,10 0,40 0,45 80 97
Ayam – Padat & Cair 1,00 0,80 0,40 55
Sebelum digunakan, pupuk kandang harus terbebas dari berbagai hama yang menggangu tanaman, seperti rayap atau lundi. Selain itu pupuk kandang harus sudah matang. Ciri-ciri pupuk kandang yang sudah matang adalah warnanya cokelat kehitaman, kalau dipegang terasa dingin dan tidak lengket. Pupuk kandang yang belum matang masih akan mengalami proses dekomposisi, dan bila diberikan pada tanaman dapat mengakibatkan tanaman mati.

2. Kompos
jenis pupuk dan kegunaannya, jenis pupuk untuk tanaman hias, jenis pupuk untuk anggrek, jenis pupuk yang mengandung fosfor, jenis pupuk organik, jenis pupuk organik cair, jenis pupuk kompos, jenis pupuk npk 
Kompos adalah pupuk organik yang diperoleh dari hasil pelapukan berbagai bahan nabati, seperti daun-daunan, jerami, alang-alang/rumput, dedak, kotoran hewan dan sampah. Kandungan hara dalam kompos sangat bervariasi, tergantung bahan yang di komposkan, cara pengomposan dan penyimpanannya. Tetapi yang menonjol dari kompos ini adalah kadar organiknya yang tinggi.
Bagaimana memilih kompos yang baik ? Dilihat dari penampilannya sulit dibedakan, mana kompos yang baik atau kurang baik. Yang pasti, kompos yang penguraiannya telah berhenti (sudah 2,5 bulan) butirannya halus, dan berwarna cokelat kehitaman adalah kompos yang siap digunakan.

3. Pupuk Hijau
Pupuk organik ini berasal dari tanaman atau bagian tanaman yang masih segar, yang dibenamkan ke dalam tanah untuk menambah bahan-bahan organik dan unsur hara dalam tanah, terutama nitrogen. Pupuk hijau mampu mengikat N dari udara bebas, kalau ia berasa dari tanaman leguminosae (berbuah polong atau berbunga kupu-kupu). Pengikatan N ini dilakukan oleh bakteri Rhizobium legumisum yang banyak terdapat pada bintil akar tanaman berbuah polong itu.
Namun penambahan pupuk hijau kepada tanah yang sudah banyak mengandung nitrogen, tidak akan banyak berguna. Baru bila tanah benar-benar kekurangan N, pemberian itu sangat bermanfaat untuk kesuburannya. Beberapa keuntungan penggunaan pupuk hijau ialah memperkaya tanah dengan humus atau bahan organik, memberi pengaruh baik terhadap kehidupan jasad renik dalam tanah. Selain itu ia dapat pula mengembalikan unsur hara yang tercuci, dan menambah unsur N serta unsur-unsur lainnya.
4. Pupuk Guano
Pupuk guano sebenarnya berasal dari kotoran berbagai jenis burung laut dan kelelawar yang hidup di pantai Peru. Tetapi kini, setiap kotoran yang tertimbun dalam gua kelelawar disebut guano, meskipun tidak berasal dari Peru. Bahkan kotoran burung walet pun disebut pula guano. Manfaat pupuk ini bagi tanaman tidak kalah dibanding pupuk organik lainnya. Pupuk kotoran kelelawar yang berasal dari gua kapur merupakan kotoran binatang yang lengkap kandungan unsur haranya. Ia terkenal kaya dengan N, P, K, Mg, S dan KCI. Bahkan kadar nitrogennya jauh lebih tinggi dibanding dengan kotoran sapi, kambing kuda dan ayam (bisa 5 % lebih). Akan tetapi pengadaan pupuk kelelawar ini sulit sekali. Untuk mendapatkannya, orang harus mencarinya sampai ke gua-gua tempat kelelawar bersarang. Oleh karena itu harganya mahal. Umumnya pupuk kelelawar jarang disebrikan murni pad atanaman, tapi dicampur dengan pupuk kandang atau kompos.
Kotoran kelelawar yang sudah matang wujudnya seperti kompos yang dihaluskan, berwarna hitam, serta agak lembap. Baunya lebih menusuk dibanding dengan pupuk organik lainnya.

5. Pupuk Gambut
Pupuk organik ini jarang terdapat di toko-toko saptoran Jakarta. Namun di Jawa Tengah, khususnya daerah Tuntang, pupuk ini banyak dijajakan. Gambut diambil dari dasar rawa, kemudian ditiriskan selama 15 hari hingga kering.

Pupuk gambut mengandung unsur N, P, dan K lebih banyak dibanding dengan pupuk kandang dan kompos. Kandungan N-nya 1,27 %, P1, 13 % dan K 0,76 %. Seperti halnya pupuk organik lain, ia mampu menikatkan kemampuan tanah untuk menahan air. Karena gambut sangat porous, akar tanaman lebih bebas menembus, dan peredaran udara dalam tanah pun lebih lancar. Selain itu, pupuk gambut bebas dari biji gulma dan hama/penyakit yang membahayakan tanaman.

B. Pupuk Buatan (Pupuk Anorganik)
Pupuk buatan banyak sekali jenisnya. Bentuk, warna dan cara pemakaiannya pun beragam. Meskipun banyak jenisnya, dilihat dari hara yang dikandungnya Cuma ada dua kelompok, yaitu pupuk tunggal dan pupuk majemuk.
Dewasa ini pupuk majemuk semakin digemari karena penggunaannya amat menguntungkan. Di antaranya dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya. Sekali memupuk, beberapa unsur hara sekaligus terpenuhi. Akibatnya, peredaran pupuk tunggal dan majemuk di pasar tidak seimbang. Pupuk tunggal hanya satu dua, sementara pupuk majemuk semakin banyak jenisnya yang dipasarkan.

1. Pupuk Tunggal
Pupuk Tunggal Umumnya terdiri dari pupuk nitrogen (N), pupuk fosfor (P) dan pupuk kalium (K). Pupuk N ada beberapa jenis. Namun yang populer hanya dua yaitu ZA (zwavelzure ammoniak) dan urea. ZA mengandung 20-21 % N, dan kurang cocok untuk pupuk dasar. Pupuk ini bersifat asam dan mudah larut dalam air. Sedang kandungan N dalam urea kira-kira 46 %. Urea bersifat agak netral, mudah laur dalam air tetapi harus melalui proses kimia yang diselenggarakan oleh bakteri tanah agar bisa diserap akar tanaman.
Pupuk P juga ada beberapa jenis. Yang populer di kalangan petani hanya ES (Enkel Superfosfat), DS (Dubbel Superfosfat) dan TSP (Triple Superfosfat), Pupuk ES mudah larut dalam air, reaksinya sangat cepat, dan mudah hanyut oleh air. Sifat pupuk DS dan TSP netral, dan agak lambat larut. Oleh sebab itu bisa diberikan sebagai pupuk dasar atau pupuk susulan. Akhirnya pupuk ZK (Zwavelzure Kali), KCI (Kalium Chlorida) dan Paten Kali (Kalium Magnesium Sulfat) adalah jenis pupuk tunggal kalium juga.
2. Pupuk Majemuk
Pupuk majemuk yang diberikan lewat akar umumnya merupakan gabungan beberapa unsur N, P, dan K dalam satu pupuk. Misalnya pupuk NP, NK, PK dan NPK. Pupuk NP adalah pupuk majemuk, yang mengandung unsur N dan P. Beberapa jenis yang cukup dikenal misalnya Ammofos, Diammofos dan Leunafos. Pupuk NK merupakan pupuk gabungan antara hara N dan K, misalnya Patozote, Nitrapo dan Sendawa Kali. Sedangkan pupuk PK mengandung gabungan pupuk P dan K, seperti misalnya Kaliummetafosfat dan Monokalsiumfosfat. Belakangan ini pupuk NP, Nk dan PK kurang digemari. Perhatian masyarakat beralih ke pupuk majemuk yang mengandung 3 unsur sekaligus : N, P dan K, yaitu pupuk NPK.

3. Pupuk Daun
Pupuk daun adalah segala jenis pupuk buatan yang diberikan lewat daun dengan penyemprotan. Pupuk daun umumnya berupa pupuk majemuk yang berisi hara lengkap tidak hanya unsur makro, tetapi juga unsur mikro. Kandungan NPK tidak selalu sama untuk setiap jenis pupuk.

Apa kelebihan pupuk daun ? Selain kandungan unsurnya lengkap, pengaruh pemupukan lebih cepat terlihat karena penyerapan hara terjadi dengan lebih baik. Penyerapan ini tidak hanya melalui stomata daun, tapi juga melalui lapisan epidermisnya. Kemungkinan adanya pupuk yang hilang karena digunakan oleh mikroorganisme, tercuci, terfiksasi, atau digunakan oleh tanaman lain kecil sekali. Selain itu, pemakaian pupuk daun juga tidak merusak dan menyebabkan tanah menjadi keras.

Meskipun mempunyai kelebihan, hendaknya pupuk daun digunakan sebagai pelengkap saja bagi pupuk yang diberikan lewat akar. Pupuk daun sangat baik untuk mengobati tanaman yang sedang menderita sakit kekurangan hara. Semacam penyakit “kurang gizi”. Berbagai macam pupuk daun sudah banyak beredar di pasaran. Ada yang berbentuk larutan, ada pula yang berbentuk kristal halus. Yang berbentuk larutan, cara pemakaiannya harus diencerkan dulu dalam air. Sedangkan yang berbentuk kristal harus dilarutkan dulu dalam air agar memperoleh kepekatan tertentu.

Total Pageviews

Flag Counter Real Time Traffic